IAIndoAsia Teknologi

EMAIL AUTHENTICATION

Alamat pengirim terlihat benar belum tentu email itu benar.

Spoofing terjadi ketika pengirim membuat kolom From: terlihat seperti domain milik orang lain. Banyak pengguna berhenti memeriksa setelah melihat nama domain yang familiar. Padahal bukti teknis justru ada di lapisan lain.

Empat hal yang harus dibedakan

  1. Visible From — alamat yang terlihat di aplikasi email. Ini mudah dipalsukan.
  2. Return-Path / envelope sender — identitas yang dipakai dalam proses SMTP dan biasanya diperiksa SPF.
  3. DKIM signature — tanda tangan kriptografis dari domain yang memiliki private key.
  4. DMARC alignment — mengecek apakah identitas SPF/DKIM selaras dengan domain yang terlihat di From.
TLS bukan bukti pengirim sah.

Email bisa diteruskan antar-mail-server dengan TLS dan tetap merupakan spoofing. TLS hanya melindungi koneksi transport pada hop tersebut.

SPF: siapa yang diizinkan mengirim?

SPF adalah TXT record yang menjelaskan server mana yang boleh mengirim email untuk sebuah domain. Hasil spf=none berarti tidak ditemukan kebijakan SPF yang cocok; fail berarti sumber tidak diizinkan menurut kebijakan yang dipublikasikan.

DKIM: apakah pesan ditandatangani?

DKIM menambahkan signature ke email. Server penerima mengambil public key dari DNS lalu memverifikasi signature tersebut. dkim=pass berguna, tetapi perhatikan domain penandatangan; pass dari domain yang tidak berkaitan dengan visible From tidak otomatis membuktikan pengirim yang terlihat sah.

DMARC: apakah identitasnya selaras?

DMARC menggabungkan hasil SPF/DKIM dengan alignment ke domain pada visible From. Kebijakan p=none berarti monitoring; quarantine meminta penerima memperlakukan kegagalan dengan curiga; reject meminta penolakan.

Spoofing vs mailbox compromise

Jika email gagal atau tidak memiliki SPF/DKIM yang sesuai dan berasal dari infrastruktur asing, indikasinya lebih cocok dengan spoofing. Jika SPF/DKIM lolos menggunakan infrastruktur resmi dan aktivitas juga terlihat dari akun/provider resmi, barulah kompromi mailbox atau SMTP credential perlu diselidiki lebih serius.

Urutan investigasi cepat

  1. Buka Show original / full header.
  2. Cari Authentication-Results.
  3. Catat SPF, DKIM, DMARC.
  4. Bandingkan Return-Path dengan From.
  5. Baca Received chain dari bawah ke atas untuk melihat sumber awal.
  6. Jangan menghubungi nomor telepon atau link yang diberikan email sebelum identitas terverifikasi.

Tempel header ke Local Email Header Analyzer →