EMAIL AUTHENTICATION
Alamat pengirim terlihat benar belum tentu email itu benar.
Spoofing terjadi ketika pengirim membuat kolom From: terlihat seperti domain milik orang lain. Banyak pengguna berhenti memeriksa setelah melihat nama domain yang familiar. Padahal bukti teknis justru ada di lapisan lain.
Empat hal yang harus dibedakan
- Visible From — alamat yang terlihat di aplikasi email. Ini mudah dipalsukan.
- Return-Path / envelope sender — identitas yang dipakai dalam proses SMTP dan biasanya diperiksa SPF.
- DKIM signature — tanda tangan kriptografis dari domain yang memiliki private key.
- DMARC alignment — mengecek apakah identitas SPF/DKIM selaras dengan domain yang terlihat di From.
Email bisa diteruskan antar-mail-server dengan TLS dan tetap merupakan spoofing. TLS hanya melindungi koneksi transport pada hop tersebut.
SPF: siapa yang diizinkan mengirim?
SPF adalah TXT record yang menjelaskan server mana yang boleh mengirim email untuk sebuah domain. Hasil spf=none berarti tidak ditemukan kebijakan SPF yang cocok; fail berarti sumber tidak diizinkan menurut kebijakan yang dipublikasikan.
DKIM: apakah pesan ditandatangani?
DKIM menambahkan signature ke email. Server penerima mengambil public key dari DNS lalu memverifikasi signature tersebut. dkim=pass berguna, tetapi perhatikan domain penandatangan; pass dari domain yang tidak berkaitan dengan visible From tidak otomatis membuktikan pengirim yang terlihat sah.
DMARC: apakah identitasnya selaras?
DMARC menggabungkan hasil SPF/DKIM dengan alignment ke domain pada visible From. Kebijakan p=none berarti monitoring; quarantine meminta penerima memperlakukan kegagalan dengan curiga; reject meminta penolakan.
Spoofing vs mailbox compromise
Jika email gagal atau tidak memiliki SPF/DKIM yang sesuai dan berasal dari infrastruktur asing, indikasinya lebih cocok dengan spoofing. Jika SPF/DKIM lolos menggunakan infrastruktur resmi dan aktivitas juga terlihat dari akun/provider resmi, barulah kompromi mailbox atau SMTP credential perlu diselidiki lebih serius.
Urutan investigasi cepat
- Buka Show original / full header.
- Cari
Authentication-Results. - Catat SPF, DKIM, DMARC.
- Bandingkan Return-Path dengan From.
- Baca Received chain dari bawah ke atas untuk melihat sumber awal.
- Jangan menghubungi nomor telepon atau link yang diberikan email sebelum identitas terverifikasi.